SEJARAH
Perang
krim
- Maret
1854 perang antara Rusia dengan Turki yang di Bantu oleh Inggris dan Perancis
di Semenanjung Krim, Laut Hitam yang masuk walayah Rusia.
dikenal
dengan “Perang Semenanjung Krim” berlangsung(2 tahun),
- 30
Maret 1856 diadakan perundingan di paris, Rusia mengaku kalah
- pengabdian
Florence Nighringale beserta 38 perawat
- lahir
tanggal 12 Mei 1820 di Italy, Florence diambil dari nama kota di Italy,
Nightingale diambil dari nama paman ayahnya
- Dijuluki
the lady of the lamp
Setelah 3 tahun di Italy, keluarga Edward (ayah Florence) kembali ke Negeri asalnya, Inggris, yang pada waktu itu Florence baru berumur 1 tahun.
Setelah 3 tahun di Italy, keluarga Edward (ayah Florence) kembali ke Negeri asalnya, Inggris, yang pada waktu itu Florence baru berumur 1 tahun.
- 21
Oktober 1854 dan tiba Tanggal 4 Nopember 1854. Florence dan 38 perawat naik
kapal laut menuju turki
- Florence
tidak mengharapkan penghargaan dari pemerintah Inggris.dia pulang diam – diam
nama samaran dengan “Nona Smith”.
- 7
Agustus 1856 kota Hurst, Florence tiba dirumah orang tuanya. Dia meninggal
tanggal 13 Agustus 1910 di Inggris.
Perang
solverino
1. Yang
melahirkan inspirasi palang merah dan bulan sabit merah = perang krim dan
solverino
2. Perang
solverino antara = austria dan prancis pada tanggal 24 juni 1859 di zuric
3. 8
mei 1828 = lahirnya jeand henry dunandt di jenewa ( bapak palang merah dunia )
4. Ayahnya
= jean jaques dunant
5. Ibunya
= anne antoinette coladen
6. November
1862 = dunandt menerbitkan buku yang berjudul ( UN SOVENIR THE SOLVERINO /
KENANG”AN DARI SOLVERINO / A MEMORY OF SOLFERINO )
7. Dalam
bukunya, Henry Dunant mengajukan dua gagasan;
* Pertama, membentuk organisasi kemanusiaan internasional , yang dapat dipersiapkan pendiriannya pada masa damai untuk menolong para prajurit yang cedera di medan perang.
* Kedua, mengadakan perjanjian internasional guna melindungi prajurit yang cedera di medan perang serta perlindungan sukarelawan dan organisasi tersebut pada waktu memberikan pertolongan pada saat perang.
* Pertama, membentuk organisasi kemanusiaan internasional , yang dapat dipersiapkan pendiriannya pada masa damai untuk menolong para prajurit yang cedera di medan perang.
* Kedua, mengadakan perjanjian internasional guna melindungi prajurit yang cedera di medan perang serta perlindungan sukarelawan dan organisasi tersebut pada waktu memberikan pertolongan pada saat perang.
8. 1901= dunant
mendapat hadiah nobel perdamaian atas jasanya
9. Dunant
meninggal pada usia ke 82 tahun , hari minggu tanggal 30 oktober 1910 di desa
appenzeller , heiden dan dimakamkan di zurick
Ide dunan
dalam bukunya mendapat dukungan dari beberapa tokoh
1. Gustave
moyner ( ketua GPWS )
2. Dr.
Louis appia ( anggota )
3. Dr.
Theodore maunior ( anggota )
4. Jendral
guilliam henri dufour ( ahli hukum )
4 orang
tersebut bergabung dalam KOMITE LIMA pada tanggal 9 februari 1863 .
ditetapkan gustave moyner sebagai ketua dan dunant sebagai
sekretaris
1. 25
agustus 1863 = komite tetap memutuskan untuk menyelenggarakan konverensi
internasional guna membicarakan ide dunant
2. 26
– 29 oktober 1863 = konverensi internasional dapat diselenggarakan di palais de
l’athenee. Konverensi tersebut menetapkan beberapa keputusan penting salah
satunya diganti komite tetap internasional menjadi komite nasional palang merah
( kimp ) atau INTERNATIONAL COMITTE OF THE RED CROSS ( ICRC )
3. 22
AGUSTUS 1864 – 12 AGUSTUS 1949 berlangsung konverensi diplomatik ( jenewa ) :
1. Konverensi
1 ( 1864 ) = mengenai perbaikan nasib orang luka dan sakit dalam peperangan di
darat
2. Konverensi
2 ( 1906 ) = mengenai perbaikan nasib orang luka dan korban karam dalam
peperangan di laut
3. Konverensi
3 ( 1929 ) = perlakuan terhadap tawanan perang
4. Konverensi
4 ( 1949 ) = perlindungan orang sipil diwaktu perang
Karena ke 4
Konvensi tersebut belum mencakup perlindungan terhadap semua penderita yang
diakibatkan oleh pertikaian, maka pada tahun 1977 dikeluarkan 2 protokol
:
Protokol
I : diterapkan pada konflik bersenjata internasional.
Protokol
II : diterapkan pada konflik non internasional.
Tiap negara
di dunia ikut mengesahkan dan menyetujui konvensi tersebut. Sekarang lebih dari 160 negara telah ikut menjadi
peserta Konvensi Jenewa tahun 1942.
Judul asli
KONVERENSI JENEWA = THE GENEWA CONVENTION OF AUGUST 12 1949
Pada
konverensi ke 25 tahun 1986 di jenewa , nama KIMP berubah menjadi GERAKAN
PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH
Tugas
gerakan ini :
1. Meringankan
derita sesama manusia
2. Melindungi
kesehatan manusia
3. Menanggulangi
penyakit dan meningkatkan keseejahteraan sosial
4. Menggiatkan
pelayanan sukarela
5. Siaga
memberikan pertolongan
Slogan
gerakan ini :
INTER ARMA
CARITAS ( BANTUAN DALAM PERANG )
PERHUMANITATEN
AD PACEM
AMID CONFLIC
CHARITY
Badan –
badan penting dalam gerakan ini :
STANDING
COMMISION
COUNCIL OF
DELEGATES
Lambang =
lambang yang resmi digunakan :
1. Palang
merah atas dasar putih
2. Bulan
sabit merah ( negara muslim )
3. Singa
matahari merah ( persia/iran )
4. Kristal
merah
Lambang yang
ditolak :
1. Obor
merah ( thailan )
2. Magen
david adom ( israel )
3. Jantung
merah
Maksud
penggunaan lambang :
1. Sebagai
tanda perlindungan ( di waktu perang )
2. Sebagai
tanda pengenal ( diwaktu perang dan damai )






0 comments:
Post a Comment