Monday, September 17, 2018

RANGKUMAN PERANG KRIM DAN PERANG SOLFERINO


SEJARAH

Perang krim

-          Maret 1854 perang antara Rusia dengan Turki yang di Bantu oleh Inggris dan Perancis di Semenanjung Krim, Laut Hitam yang masuk walayah Rusia.
dikenal dengan “Perang Semenanjung Krim” berlangsung(2 tahun),
-          30 Maret 1856 diadakan perundingan di paris, Rusia mengaku kalah
-          pengabdian Florence Nighringale beserta 38 perawat
-          lahir tanggal 12 Mei 1820 di Italy, Florence diambil dari nama kota di Italy, Nightingale diambil dari nama paman ayahnya
-          Dijuluki the lady of the lamp
Setelah 3 tahun di Italy, keluarga Edward (ayah Florence) kembali ke Negeri asalnya, Inggris, yang pada waktu itu Florence baru berumur 1 tahun.
-          21 Oktober 1854 dan tiba Tanggal 4 Nopember 1854. Florence dan 38 perawat naik kapal laut menuju turki
-          Florence tidak mengharapkan penghargaan dari pemerintah Inggris.dia pulang diam – diam nama samaran dengan “Nona Smith”.
-          7 Agustus 1856 kota Hurst, Florence tiba dirumah orang tuanya. Dia meninggal tanggal 13 Agustus 1910 di Inggris.

Perang solverino

1.  Yang melahirkan inspirasi palang merah dan bulan sabit merah = perang krim dan solverino
2.   Perang solverino antara = austria dan prancis pada tanggal 24 juni 1859 di zuric
3.   8 mei 1828 = lahirnya jeand henry dunandt di jenewa ( bapak palang merah dunia )
4.   Ayahnya = jean jaques dunant
5.   Ibunya = anne antoinette coladen
6.   November 1862 = dunandt menerbitkan buku yang berjudul ( UN SOVENIR THE SOLVERINO / KENANG”AN DARI SOLVERINO / A MEMORY OF SOLFERINO )
7.   Dalam bukunya, Henry Dunant mengajukan dua gagasan;
* Pertama, membentuk organisasi kemanusiaan internasional , yang dapat dipersiapkan pendiriannya pada masa damai untuk menolong para prajurit yang cedera di medan perang.
* Kedua, mengadakan perjanjian internasional guna melindungi prajurit yang cedera di medan perang serta perlindungan sukarelawan dan organisasi tersebut pada waktu memberikan pertolongan pada saat perang.
8.  1901=  dunant mendapat hadiah nobel perdamaian atas jasanya
9.   Dunant meninggal pada usia ke 82 tahun , hari minggu tanggal 30 oktober 1910 di desa appenzeller , heiden dan dimakamkan di zurick

Ide dunan dalam bukunya mendapat dukungan dari beberapa tokoh
1.       Gustave moyner ( ketua GPWS )
2.       Dr. Louis appia ( anggota )
3.       Dr. Theodore maunior ( anggota )
4.       Jendral guilliam henri dufour ( ahli hukum )

4 orang tersebut bergabung dalam KOMITE LIMA pada tanggal 9 februari 1863 . ditetapkan  gustave moyner sebagai ketua dan dunant sebagai sekretaris

1.   25 agustus 1863 = komite tetap memutuskan untuk menyelenggarakan konverensi internasional guna membicarakan ide dunant
2.   26 – 29 oktober 1863 = konverensi internasional dapat diselenggarakan di palais de l’athenee. Konverensi tersebut menetapkan beberapa keputusan penting salah satunya diganti komite tetap internasional menjadi komite nasional palang merah ( kimp ) atau INTERNATIONAL COMITTE OF THE RED CROSS ( ICRC )
3.  22 AGUSTUS 1864 – 12 AGUSTUS 1949 berlangsung konverensi diplomatik ( jenewa ) :
1.   Konverensi 1 ( 1864 ) = mengenai perbaikan nasib orang luka dan sakit dalam peperangan di darat
2.   Konverensi 2 ( 1906 ) = mengenai perbaikan nasib orang luka dan korban karam dalam peperangan di laut
3.   Konverensi 3 ( 1929 ) = perlakuan terhadap tawanan perang
4.   Konverensi 4 ( 1949 ) = perlindungan orang sipil diwaktu perang

Karena ke 4 Konvensi tersebut belum mencakup perlindungan terhadap semua penderita yang diakibatkan oleh pertikaian, maka pada tahun 1977 dikeluarkan 2 protokol : 

Protokol I : diterapkan pada konflik bersenjata internasional.
Protokol II : diterapkan pada konflik non internasional.
Tiap negara di dunia ikut mengesahkan dan menyetujui konvensi tersebut. Sekarang lebih dari 160 negara telah ikut menjadi peserta Konvensi Jenewa tahun 1942.

Judul asli KONVERENSI JENEWA = THE GENEWA CONVENTION OF AUGUST 12 1949

Pada konverensi ke 25 tahun 1986 di jenewa , nama KIMP berubah menjadi GERAKAN PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH
 Tugas gerakan ini :
1.       Meringankan derita sesama manusia
2.       Melindungi kesehatan manusia
3.       Menanggulangi penyakit dan meningkatkan keseejahteraan sosial
4.       Menggiatkan pelayanan sukarela
5.       Siaga memberikan pertolongan

Slogan gerakan ini :
INTER ARMA CARITAS ( BANTUAN DALAM PERANG )
PERHUMANITATEN AD PACEM
AMID CONFLIC CHARITY

Badan – badan penting dalam gerakan ini :
STANDING COMMISION
COUNCIL OF DELEGATES

Lambang = lambang yang resmi digunakan :
1.       Palang merah atas dasar putih
2.       Bulan sabit merah ( negara muslim )
3.       Singa matahari merah ( persia/iran )
4.       Kristal merah
Lambang yang ditolak :
1.       Obor merah ( thailan )
2.       Magen david adom ( israel )
3.       Jantung merah
Maksud penggunaan lambang :
1.       Sebagai tanda perlindungan ( di waktu perang )
2.       Sebagai tanda pengenal ( diwaktu perang dan damai )


0 comments:

Post a Comment